Skip to main content
BerandaIslamic StudiesHIDUP DENGAN CITA-CITA

HIDUP DENGAN CITA-CITA

K
Khaerul Umam
7 Februari 20261 min baca41 views
Bagikan:
HIDUP DENGAN CITA-CITA
Hidup dengan cita-cita adalah tanda keberanian dan keimanan seseorang. Dalam Islam, memiliki tujuan hidup yang jelas dan berorientasi akhirat merupakan salah satu ciri orang yang memahami hakikat kehidupan. Allah menciptakan manusia dengan potensi besar untuk mencapai kebaikan di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, hidup tanpa cita-cita sama saja dengan menyia-nyiakan potensi yang telah Allah berikan. Allah menjelaskan dalam Qs. 53:39-40
وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ
وَأَنَّ سَعْيَهُۥ سَوْفَ يُرَىٰ
“Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, dan sesungguhnya usahanya kelak akan diperlihatkan(kepadanya)”
Ayat ini mengajarkan bahwa segala sesuatu yang dicapai oleh manusia bergantung pada usaha dan kesungguhannya. Cita-cita menjadi motivasi untuk terus berusaha dan tidak menyerah dalam menghadapi tantangan.
Bahkan Al Qur'an menyebutkan bahwa yang menjadi cita-cita dan tujuan utama adalah kesuksesan di negeri Akhirat nanti sebagaimana dalam Qs. 28:77
"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan".
Walaupun Akhirat menjadi tujuan utama namun kita tidak boleh melupakan bagian kehidupan kita di dunia, mencapai cita-cita didunia menjadi keharusan bagi mereka yang beriman dan bertaqwa, karena kehidupan didunia menjadi penentu bagi keselamatan kita di negri akhirat.
Kita coba berkaca kepada sejarah, apa yang membuat nabi Nuh As mampu bertahan ratusan tahun dalam menjalankan misi da'wahnya kecuali dengan memiliki cita-cita yang harus diperjuangkan dan dihadapi dengan kesabaran, begitupun ashabul Kahfi... mengapa mereka siap meninggalkan dan menanggalkan kekuasaan mereka dan berjuang memperjuangkan ketauhidan tiada lain hanya karena mereka memiliki cita-cita yang mulia yaitu mendapatkan keselamatan di akhirat kelak, Apalagi yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw beliau diuji habis habisan, dimusuhi, dicaci dan dimaki hanya demi memperjuangkan cita-cita dan tujuan mulianya, Allahu Akbar…... Sehingga prinsip yang bisa kita pegang adalah :
"Hiduplah dengan Cita-cita, Perjuangan dan Kesabaran".
Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan untuk hidup dengan cita-cita yang mulia, meraih ridha-Nya, dan mendapatkan keberkahan di dunia serta akhirat.
Wallahu a’lam bishowab
 
Source: